Selasa, 25 Oktober 2011

Motor Super Cepat dari Lamborghini



Lamborghini Design 90 (Autoevolution)

VIVAnews - Produsen supercar asal Italia, Lamborghini, ternyata tidak hanya piawai membuat mobil dengan desain mewah dan bertenaga monster. Pasalnya, mereka pernah menciptakan sepeda motor sport dalam edisi terbatas.

Seperti dilansir autoevolution, Rabu 19 Oktober 2011, motor yang memiliki nama Lamborghini Design 90, hadir dengan desain motor balap klasik.

Motor berbobot 130 kilogram itu mengusung mesin 1.000cc empat cam, empat katup per silinder. Tenaga yang dihasilkan mesin dapat menyeburkan tenaga mencapai 130 daya kuda dan mampu melesat hingga 256 km/jam.

Proyek pembuatan itu dimulai pada tahun 1986, dengan menggandeng produsen motor balap asal Prancis, Boxer. Awalnya motor ini ditargetkan dapat diproduksi sebanyak 25 unit.

Tapi sayang, target itu tidak tercapai, mereka hanya hanya mampu memproduksi enam unit. Hingga akhirnya proyek itu, berhenti total.

Namun kini, satu di antara enam motor sport lawas itu yang ditawarkan di pasar daring jameslist, dengan banderol harga 55 ribu Euro atau sekitar Rp672 juta.

Skuter Terbaru Piaggio Gunakan Fitur ABS

Piaggio Beverly Sport Touring 350 (twowheelsblog.com)

VIVAnews - Pabrikan motor yang berbasis di kota Tuscany, Italia Piaggio mengeluarkan seri terbaru Piaggio Beverly, yakni Beverly Sport Touring 350.

Menurut laporan Twowheelsblog, Kamis 20 Oktober 2011, motor Beverly Sport Touring 350, terlihat lebih agresif dari model Beverly keluaran 2010. Seri terbaru Piaggio ini juga telah menggunakan mesin terbaru yang lebih bertenaga.

Perubahan lain juga terlihat dari velg depan dengan ukuran rim 16 inci, dan 14 inci pada pelek belakangnya dengan jari-jari sebanyak 20. Ukuran bannya sendiri menggunakan ukuran 110/70 untuk depan dan belakang 140/70.

Sedangkan pada bagian ban belakang sudah mengaplikasikan ban yang lebih lebar lagi, yaitu berukuran 150/70, guna mengimbangi tenaganya yang sudah mengalami peningkatan sebesar 33hp.

Hebatnya, Beverly Sport Touring 350 telah dilengkapi dengan fitur ABS/AS. Tentunya ini menjadi skuter pertama di dunia yang telah mengaplikasikan teknologi ABS/AS pada motor skuter.

Motor ini rencananya mulai masuk ke pasaran dengan banderol 4.900 euro atau sekitar Rp59,9 juta untuk versi 'basic' dan versi ABS/AS dibanderol seharga 5.400 euro atau s

Superbike Terbaru BMW Semakin Sempurna



BMW S1000RR (Visordown)

VIVAnews - Pabrikan motor yang berbasis di Kota Berlin, BMW Motorrad, kembali merilis seri terbaru motor bergenre superbike, BMW S1000RR lansiran 2012.

Seperti dilansir Visordown, Jumat 21 Oktober 2011, motor terbaru ini memang tidak mengalami perubahan dari seri sebelumnya. Namun, penyempurnaan dilakukan pada chassis untuk mendapatkan geometri dan riding position yang lebih baik.

Tidak hanya itu, ukuran wheelbase dipotong lebih pendek 10 mm dari versi sebelumnya serta lokasi pivot swingarm diubah. Suspensi mendapat penyempurnaan dengan shock piston yang lebih besar.

BMW Motorrad memberi S1000 RR 2012 dengan BMW Motorrad Race ABS yang diklaim sebagai sistem pengereman paling modern saat ini. Terpasang pula Dynamic Traction Control (DTC) untuk stabilitas pengendaraan.

LCD meter cluster pada motor ini dibuat lebih menarik dan mudah dibaca. Untuk dapur pacunya tidak ada perubahan dengan mesin 1000 cc bertenaga 193 hp.

S1000 RR anyar menggunakan knalpot titanium baru. Serta terpasang data logger GPS yang bisa berfungsi untuk memberitahu waktu best lap dengan pembacaan setiap 100 meter sehingga pengendara akan tahu setiap waktu terbaiknya.

Replika Helm Simoncelli Diburu Para Penggemar



Replika helm AGV Simoncelli (Juraganhelm.com)

VIVAnews - Kepergian pembalap flamboyan asal Italia, Marco Simoncelli di atas lintasan Sepang, Malaysia, Minggu, 23 Oktober 2011, masih saja meninggakan duka para penggemarnya, khususnya di Indonesia.

Bahkan, para fans Super Sic--julukan Simoncelli, kini tengah memburu replika helm AGV GP Tech, yang biasanya digunakannya Simoncelli saat membalap.

Alhasil, toko-toko helm di Jakarta, seperti juragan helm di Jalan Panjang No. 16, Arteri Kebon Jeruk. Jakarta Barat, kini diserbu konsumen yang ingin membeli helm replika helm AGV Simoncelli.

"Setelah peristiwa tewasnya Simoncelli, banyak konsumen yang mencari repblika helm AGV GP Tech Marco Simoncelli. Bahkan, saat ini stocknya udah kosong," kata Linda, salah satu pegawai juragan helm saat berbincang dengan VIVAnews, Selasa 25 Oktober 2011.

Menurutnya grafis replika helm ini sengaja dibuat persis dengan yang digunakan Simoncelli. Helm buatan Italia ini memiliki cangkang dengan teknologi SSL (Super-Super-Light).

Lapisan dalam helmnya dibekali fabric cool max dan memiliki busa yang bisa dilepas sehingga memudahkan ketika hendak dicuci. Visor beningnya juga sudah anti gores dan anti kabut.

"Helmnya ini kita jual dengan harga Rp6,8 juta," ujar dia.

Sebelumnya, kata Linda, helm milik Simoncelli kalah populer dengan helm Rossi. Para konsumen biasanya lebih sering membeli replika helm AVG Rossi, yang secara spesifikasi hampir sama dengan milik Simoncelli.

"Tapi sekarang helm Simoncelli jadi buruan konsumen. Kita belum dapat pastikan kapan stock helm ini ada lagi, karena masih menunggu dari distributor," ujarnya mengakhiri perbincangan.

Sebelumnya, para analis motorsport mempertanyakan mengenai standar keselamatan helm yang digunakan oleh Simoncelli, terutama kekuatan tali pengikat helm.

Simoncelli diketahui telah menerima sponsorsip dari produsen helm merek AGV untuk MotorGP. Produsen asal Italia ini juga memberikan helm khusus dari basis model Ti-Tech Evolution.

Sejauh ini, AGV belum memberikan pernyataan tentang sejauh mana fungsi tali pengikat berlaku maksimal pada helm Simoncelli.

Dalam video kecelakaan maut yang merenggut pembalap Gresini Honda itu, terlihat bagaimana helm Simoncelli terlepas saat kepalanya berada di bawah motor Edwards. Ini disinyalir menjadi penyebab kematian Simoncelli, yang mengalami cedera kepala, leher dan juga dada.

Ini Dia Prajurit Terbaru Bajaj Pulsar 2012



Bajaj Pulsar 2012 (motorbeam.com)

VIVAnews - Produsen motor asal India, Bajaj Auto, siap memanaskan kembali persaingan pasar motor di Asia, dengan meluncurkan generasi terbaru Pulsar 2012, pada akhir tahun ini.

Seperti dilansir motorbeam, Sabtu 22 Oktober 2011, Bajaj Auto melakukan perombakan besar-besar pada, Pulsar 2012. Mulai dari bentuk desain, hingga penggunaan teknologi monoshock. Rencananya motor ini akan dirilis pada Desember 2011.

"New Pulsar akan datang dengan 100% baru, termasuk teknologi yang lebih baik dari DTS-i, yang digunakan saat ini. Teknologi ini menjadi barometer perkembangan sepeda motor di India,” kata Rajiv Bajaj, Managing Director Bajaj Auto.

Pulsar 2012, merupakan sebuah debut awal Bajaj Auto untuk menggunakan teknologi 4-valve. Dikabarkan fitur canggih lainnya, juga akan diaplikasikan pada motor ini, terlebih setelah Bajaj berkolaborasi dengan KTM.

Saat ini, foto Pulsar 2012 sudah beredar di dunia maya, namun pihak Bajaj menolak untuk berkomentar terkait beredarnya foto tersebut.

Senin, 24 Oktober 2011

Pertemuan Terakhir Dengan Marco Simoncelli, Pembalap MotoGP Paling Ramah!


Pertemuan terakhir kru motorplus-online.com dengan Marco Simoncelli terjadi hari Selasa lalu (18/10). Atau dua hari sebelum rangkaian balap MotoGP berlangsung.

Cukup surprise, pasalnya pertemuan kali ini bukan di sirkuit atau di acara wawancara resmi. Tapi di lobi Hotel Pan Pacific, Kuala Lumpur. Hotel tempat Simoncelli menginap, karena memang lokasinya dekat sekali dengan Sirkuit Internasional Sepang.

Simoncelli yang sedang sibuk check in di Hotel ini, tak enggan ketika dihampiri. Bahkan ketika disapa, pria kribo ini langsung mengajak berjabat tangan.

Ketika diajak berfoto bersama pun, Simoncelli malah yang sibuk memposisikan diri dan merangkulkan tangannya agar foto terlihat menarik.

Perbincangan memang tak banyak dilakukan saat itu dan hanya sekedar basa-basi untuk mencairkan suasana, karena motorplus-online sadar Ia masih lelah dan baru saja sampai di Hotel.

Tapi impresi ramah yang dipancarkan Simoncelli ini boleh dikategorikan lebih ramah ketimbang pembalap MotoGP lainnya yang pernah motorplus-online.com temui. Jauh dari kesan urakan seperti gaya balapnya.

Kini pria 24 tahun kelahiran Cattolica, Rimini, Italia 20 Januari 1987 silam ini telah tiada. Sebuah kecelakaan besar di Sepang (23/10) merenggut nyawanya.

Pembalap yang mengawali karirnya di dunia balap motor profesional, ketika ia menginjak usia 9 tahun di ajang Italian Minimoto Championship ini terjatuh akibat ban belakangnya slide dan tertabrak dari belakang oleh Colin Edwards dan Valentino Rossi.

Cidera serius di kepala, leher dan dada akhirnya membawa pecinta band rock pink floyd ini pada nafas terakhirnya. Sepanjang karirnya, Simoncelli pernah menjadi juara dunia GP 250 tahun 2008 bersama Gilera. Di tahun 2010 yang menjadi pertamanya di MotoGP posisinya bertengger di 8 besar klasemen akhir bersama Honda Gresini.

Bahkan tahun ini, Simoncelli ada di posisi 6 dan sudah mengikat kontrak dengan Honda untuk tahun ketiganya di 2012. Tapi apa mau dikata, garis takdir berkata lain.  Selamat jalan rider muda, nekat dan berbakat!  (motorplus-online.com)

Marco Simoncelli Pernah Jadi Model


Wuih, ternyata Marco Simoncelli semasa hidupnya pernah jadi model. Selain prestasinya yang gemilang, postur tubuhnya yang tinggi dan atletis serta muka yang lumayan digemari wanita jadi modal utama.

Tahun 2010 silam, pabrikan jeans asal Italia, Rifle menggandeng San Carlo Honda Gresini dan pembalapnya jadi brand ambassador. Akhirnya MArco Simoncelli pun jadi model dadakan.

Tapi gayanya boleh lah! Enggak kalah dari model profesional. Sesuai dengan karakter liar Simoncelli, background foto-fotonya juga disetting di sebuah bengkel dengan sepeda motor. Dari pada penasaran, nikmati saja foto-fotonya!

"Kami sangat senang bergabung dengan Tim San Carlo Honda Gresini dan menemani petualangan besar Marco di MotoGP," ungkap Veronika Jans, external press relations manager for Super Rifle SpA kala itu.

Sayangnya, Marco Simoncelli yang begitu fenomenal selama karir balapnya ini harus mengakhiri karir balap dan hidupnya di balap MotoGP Sepang kemarin (23/10).

Juara dunia GP 250 tahun 2008 ini terlibat tabrakan hebat dengan Colin Edwards dan Valentino Rossi setelah tidak bisa mengendalikan motornya. Selamay jalan Marco Simoncelli! (motorplus-online.com)